Siregar, Muharram (2025) Problematika Putusan Pengadilan Yang Mengesampingkan Asas Ultimum Remedium Dalam Menjatuhkan Pidana Terhadap Anak Pelaku Dalam Peristiwa Tawuran Antar Pelajar Analisis Putusan Nomor : 66/Pid.Sus.Anak/2024/Pn.Tng. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Cover Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (198kB)
Lembar Pengesahan Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (222kB)
Daftar Isi dan Abstrak Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (303kB)
Bab 1 Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Bab 2 Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Bab 3 Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Bab 4 Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Bab 5 siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (208kB)
Daftar Pustaka Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (487kB)
Lampiran Siregar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (153kB)
Abstract
Penanganan anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya dalam kasus tawuran antar pelajar, semestinya dilakukan dengan pendekatan yang komprehensif dan berorientasi pada perlindungan anak. Penelitian ini menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor : 66/Pid.Sus.Anak/2024/PN Tng, Yang dinilai mengesampingkan asas Ultimum Redium dalam menjatuhkan Pidana penjara terhadap anak pelaku. Padahal Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak secara tegas mengamanatkan penerapan prinsip keadilan restoratif dan mekanisme diversi sebagai langkah utama dalam penyelesaian perkara pidana yang melibatkan anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach), serta dianalis secara kualitatif untuk mengkaji kesesuaian putusan dengan prinsip - prinsip hukum anak dan keadilan restoratif. Hasil Analisis menunjukkan bahwa putusan tersebut tidak menunjukkan upaya penyelesaian melalui diversi dan mengabaikan prinsip-prinsip perlindungan anak, baik secara prosedural maupun substantif. Hal ini bertentangan dengan semangat hukum anak yang menekankan pendekatan rehabilitatif, edukatif, dan reintegratif. Dengan demikian putusan ini menjadi problematik karena berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak pelaku, serta bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi anak dan keadilan restoratif.
Kata Kunci : Ultimum Remedium, Keadilan Restoratif, Diversi, Perlindungan Anak, Sistem Peradilan Pidana Anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Nidn Email Thesis advisor Albab, Ulil 0410048404 Pembimbing I Thesis advisor Kadir, Abdul 0403048701 Penguji I Thesis advisor Ghufroni 0420037804 Penguji II |
| Uncontrolled Keywords: | Ultimum Remedial, Keadilan Restorasi, Di versi, Perlindungan Anak, Sistem Peradilan Pidana Anak |
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Miss Aldias FH |
| Date Deposited: | 16 May 2026 15:42 |
| Last Modified: | 17 May 2026 09:01 |
| URI: | http://repository.umt.ac.id/id/eprint/1706 |

