Ilhami, Galih (2023) Implikasi Tindak Pidana Kejahatan Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden Ditinjau Dari Asas Kepastian Hukum. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Full text not available from this repository.Abstract
Penolakan pengesahan RKUHP yang diangkat dalam tulisan ini terjadi karena petunjuk yang diberikan oleh Putusan Mahkamah Kostitusi Nomor 013-022/PUU-IV/2006 tidak dilaksanakan oleh DPR dan pemerintah. Penelitian hukum ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Penelitian menyimpulkan bahwa pengaturan substansi yang sama dalam RKUHP dengan putusan Mahkamah Konstitusi sebelumnya yang telah menyatakan Pasal 134, Pasal 136 bis, dan Pasal 137 KUHP tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, dan memerintahkan untuk tidak mengatur kembali delik penghinaan terhadap presiden/wakil presiden dalam RKUHP. Pemerintah dan DPR tidak mempunyai argumentasi hukum yang kuat untuk menghidupkan kembali delik penghinaan terhadappresiden/wakil presiden.Menurut putusan Mahkamah Konstitusi, presiden dan wakil presiden tidak boleh mendapatkan perlakuan privilege hukum secara diskriminatif berbeda dengan kedudukan rakyat. Pembatasan yang dilakukan oleh negara kepada warga negaranya dalam menyampaikan pendapat harus sangat hati-hati, karena hal itu berarti negara telah membatasi hak asasi manusia dalam menyampaikan pendapat.
Kata kunci : Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) ; delik penghinaan presiden/wakil presiden ; kritik; kontroversi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Nidn Email Thesis advisor Khasanofa, Auliya 0427018301 Pembimbing Thesis advisor Kadir, Abdul 0403048701 Penguji I Thesis advisor Albab, Ulil 0410048404 Penguji II |
| Additional Information: | Silahkan menghubungi admin Perpustakaan UPT UMT Literasi Hukum Jika menginginkan full paper |
| Uncontrolled Keywords: | Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) ; delik penghinaan presiden/wakil presiden ; kritik; kontroversi. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Miss Aldias FH |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 10:19 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 12:48 |
| URI: | http://repository.umt.ac.id/id/eprint/1739 |

