Tumpang Tindih Pembagian Kewenangan Pembangunan Jalan Antara Pemerintah Pusat Dan Provinsi Di Wilayah Banten (Studi Kasus Jalan Pipitan – Ampel di Kota Serang)

Maryana, Nana and . (2025) Tumpang Tindih Pembagian Kewenangan Pembangunan Jalan Antara Pemerintah Pusat Dan Provinsi Di Wilayah Banten (Studi Kasus Jalan Pipitan – Ampel di Kota Serang). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Tangerang.

[thumbnail of Cover Nana Maryana - Skripsi FULL-1.pdf] Text
Cover Nana Maryana - Skripsi FULL-1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (126kB)
[thumbnail of Lembar pengesahan Nana Maryana - Skripsi FULL-2-4.pdf] Text
Lembar pengesahan Nana Maryana - Skripsi FULL-2-4.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (656kB)
[thumbnail of Daftar Isi Dan Abstrak Nana Maryana - Skripsi FULL-7-10.pdf] Text
Daftar Isi Dan Abstrak Nana Maryana - Skripsi FULL-7-10.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (78kB)
[thumbnail of Bab I Nana Maryana - Skripsi FULL-11-32.pdf] Text
Bab I Nana Maryana - Skripsi FULL-11-32.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (151kB)
[thumbnail of Bab II Nana Maryana - Skripsi FULL-33-47.pdf] Text
Bab II Nana Maryana - Skripsi FULL-33-47.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (186kB)
[thumbnail of Bab III Nana Maryana - Skripsi FULL-48-59.pdf] Text
Bab III Nana Maryana - Skripsi FULL-48-59.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (219kB)
[thumbnail of Bab IV Nana Maryana - Skripsi FULL-60-89.pdf] Text
Bab IV Nana Maryana - Skripsi FULL-60-89.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (299kB)
[thumbnail of Bab V Nana Maryana - Skripsi FULL-90-91.pdf] Text
Bab V Nana Maryana - Skripsi FULL-90-91.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (91kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka Nana Maryana - Skripsi FULL-92-94.pdf] Text
Daftar Pustaka Nana Maryana - Skripsi FULL-92-94.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (98kB)
[thumbnail of Lampiran Skripsi Nana Maryana.pdf] Text
Lampiran Skripsi Nana Maryana.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Kendala tumpang tindih kewenangan dalam pembangunan jalan yang belum sepenuhnya dikelola oleh daerah menyebabkan banyak infrastruktur yang tidak dapat diselesaikan karena bukan merupakan kewenangan atau tanggung jawab pemerintah daerah. Permasalahan penelitian, yaitu pembagian kewenangan pembangunan jalan antara pemerintah pusat dan provinsi di wilayah Banten, serta dampak tumpang tindih kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten terhadap efektivitas dan efisiensi pembangunan jalan di Banten. Hasil penelitian pada Bab III: Provinsi Banten memiliki total panjang jalan sepanjang 856,99 km pada tahun 2024, di mana secara regional, Kabupaten Serang memiliki jalan 229,90 km, Kabupaten Lebak dengan 199,71 km, Kabupaten Pandeglang sebesar 185,09 km, Kota Tangerang Selatan memiliki total jalan 46,54 km, sementara Kota Tangerang mencatat 26,63 km jalan. Adapun total panjang jalan rusak dikelola oleh Dinas PUPR Kota Serang mencapai 400 km, yang awalnya 208 km dan bertambah karena penambahan ruas kewenangan. Dari total tersebut rusak ringan: 59,0 km (14,4 %), rusak sedang: 151,3 km (36,8 %), dan rusak berat: 6,3 km (1,5 %). Kesimpulan: (1) Pembagian kewenangan pembangunan jalan antara pemerintah pusat dan provinsi di wilayah Banten, diatur dalam Pasal 13 sampai dengan Pasal 16 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, namun pelaksanaannya terdapat hambatan. Hambatan tersebut yaitu masih adanya ketidakjelasan status jalan membuat pemerintah Kota Serang kesulitan melakukan perbaikan pembangunan jalan Pipitan – Ampel dan daerah lain yang masuk ke wilayah Kota Serang, karena sebagian ruasnya bukan merupakan kewenangan pemerintah Kota Serang langsung, melainkan kewenangan provinsi atau bahkan status ruas jalannya belum jelas secara hukum; (2) Dampak tumpang tindih kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten terhadap efektivitas dan efisiensi pembangunan jalan di Banten, antara lain tertundanya pembangunan atau perbaikan jalan, pemborosan keuangan negara, tidak ada pengawasan dari otoritas tunggal, tidak efektifnya sistem perencanaan, proyek yang tidak relevan dengan kebutuhan, kerugian masyarakat, menurunnya kepercayaan publik, dan terbukanya celah korupsi.

Kata Kunci : Kewenangan, Pembangunan Jalan, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Nidn
Email
Thesis advisor
Razif, Imran Bukhari
0407057907
Pembimbing
Thesis advisor
Rohaya, Nizla
0401097403
Penguji I
Thesis advisor
Inayah, Iin
0429066901
Penguji II
Additional Information: Silahkan menghubungi admin Perpustakaan UPT UMT Literasi Hukum Jika menginginkan full paper
Uncontrolled Keywords: Kewenangan, Pembangunan Jalan, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Miss Aldias FH
Date Deposited: 18 Jun 2026 03:03
Last Modified: 20 Jun 2026 06:59
URI: http://repository.umt.ac.id/id/eprint/1740

Actions (login required)

View Item
View Item