Anwar (2025) Peran Penegakan Hukum Terhadap Perilaku Koruptif Hakim Dalam Peradilan Indonesia Oleh Komisi Yudisial. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Tangerang.
COVER SKRIPSI ANWAR 2174201209 (2025).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (203kB)
Lembar Pengesahan skripsi Anwar 2174201209 (2025).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (788kB)
Daftar isi dan Abstrak SKRIPSI ANWAR 2174201209 (2025).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (198kB)
BAB I SKRIPSI ANWAR 2025 final 2174201209.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (297kB)
BAB II SKRIPSI ANWAR 2025 final 2174201209.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (310kB)
BAB III SKRIPSI ANWAR 2025 final 2174201209-55-91.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (291kB)
BAB IV SKRIPSI ANWAR 2025 final 2174201209.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (279kB)
BAB V SKRIPSI ANWAR 2025 final 2174201209.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (187kB)
Daftar Pustaka SKRIPSI ANWAR 2025 final 2174201209.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (268kB)
lampiran skripsi Anwar Final 2174201209 (2025).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Maraknya kasus korupsi yang melibatkan hakim mengindikasikan krisis integritas dalam sistem peradilan Indonesia dan lemahnya mekanisme pengawasan etika. Komisi Yudisial, sebagai lembaga pengawas eksternal, memiliki mandat konstitusional untuk menjaga kehormatan, keluhuran martabat, dan integritas hakim. Peran penegakan hukum yang dilakukan Komisi Yudisial menjadi krusial dalam menanggulangi perilaku koruptif di lingkungan peradilan. Kajian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris, yang dipilih untuk menggabungkan analisis normatif terhadap regulasi hukum dengan realitas empiris di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa Komisi Yudisial telah menerima lebih dari 5.000 laporan dugaan pelanggaran etik hakim pada periode 2020–2024 dan aktif melakukan pemantauan persidangan. Namun, efektivitas peran tersebut masih sangat terbatas. Lemahnya penegakan hukum oleh KY disebabkan oleh kewenangan yang hanya bersifat rekomendatif, tanpa daya eksekutorial. Rekomendasi yang dikeluarkan tidak bersifat mengikat dan sepenuhnya bergantung pada Mahkamah Agung untuk ditindaklanjuti. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia, minimnya akses terhadap data hakim, serta lemahnya koordinasi antar lembaga turut menjadi penghambat. Upaya penguatan peran KY memerlukan reformasi struktural melalui revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta sinergi antar institusi guna menciptakan sistem peradilan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas.
Kata Kunci: Penegakan Hukum, Komisi Yudisial, Hakim, Perilaku Koruptif,Pengawasan Etik
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Nidn Email Thesis advisor Albab, Ulil 0410048404 Pembimbing Other Kadir, Abdul 0403048701 Penguji I Other Razif, Imran Bukhari 0407057907 Penguji II |
| Additional Information: | Silahkan menghubungi admin Perpustakaan UPT UMT Literasi Hukum Jika menginginkan full paper |
| Uncontrolled Keywords: | Penegakan Hukum, Komisi Yudisial, Hakim, Perilaku Koruptif, Pengawasan Etik |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Miss Aldias FH |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 08:05 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 08:56 |
| URI: | http://repository.umt.ac.id/id/eprint/1756 |

